Penerapan Gamifikasi Blockchain dalam Pendidikan iLearning

Authors

DOI:

https://doi.org/10.33050/tmj.v7i3.1958

Abstract

Proses pembelajaran daring yang diterapkan di perguruan tinggi akibat COVID-19 telah membawa dampak signifikan terhadap pendidikan. Minat dan motivasi belajar sangat penting dalam proses pembelajaran. Dibutuhkan sebuah platform yang mendukung siswa agar termotivasi dalam menjalankan jam kegiatan dengan baik. Teknik pembelajaran yang dapat dipilih adalah pembelajaran kolaboratif dan kreatif dalam mencapai luaran lulusan yang efektif dengan dukungan program Kampus Merdeka. Penelitian ini bertujuan untuk membuat teknik gamifikasi agar siswa lebih kreatif, inovatif, dan interaktif dengan memanfaatkan konsep belajar dan bermain. Selain itu, platform pembelajaran berbasis teknologi blockchain dapat mendukung universitas berkualitas sebagai lapisan kontrol dalam menerapkan pembelajaran yang aman dan menyenangkan. Dengan teknik gamifikasi yang dikolaborasikan dengan teknologi blockchain, semua perangkat yang terhubung ke jaringan akan menjadi node atau server. Penelitian ini menggunakan metode pengembangan agile berdasarkan model iteratif dan inkremental untuk membuat algoritma blockchain penyimpanan terdistribusi, dan IPFS digunakan untuk membangun model pendidikan GamiChain iLearning (gamification blockchain). Dapat disimpulkan bahwa GamiChain (gamification blockchain) dapat mendukung program Kampus Merdeka, yang dapat memberikan fasilitas bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi diri dan menyiapkan lulusan yang unggul dan berprestasi.

References

L. Sahubawa, Teknik Penanganan Hasil Perikanan. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press, 2018.

N. Erawati, Y. S. Darmanto, and A. T. Winarni, “the Analysis of Quality and Food Safety on Frozen Tiger Shrimp (Penaeus Monodon) Handling in Central Java, Indonesia,” Russ J Agric Socioecon Sci, vol. 77, no. 5, pp. 288–296, 2018, doi: 10.18551/rjoas.2018-05.34.

R. E. Kurniawan, C. Basri, and H. Latif, “Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP) sebagai jaminan keamanan produk Sarang Burung Walet Tujuan Ekspor ke Tiongkok,” Acta Vet Indones, vol. 9, no. 2, pp. 72–81, 2021, doi: 10.29244/avi.9.2.72-81.

E. Waluyo, B. Kusuma, and H. S. Yufidasari, “Implementation of Food Security Decree on Fisheries Product in Indonesia: Case in Dangerous Food Aditives Application,” Economic and Social of Fisheries and Marine, vol. 005, no. 02, pp. 215–220, 2018, doi: 10.21776/ub.ecsofim.2018.005.02.10.

T. R. P. Lestari, “Keamanan Pangan Sebagai Salah Satu Upaya Perlindungan Hak Masyarakat Sebagai Konsumen,” Aspirasi: Jurnal Masalah-masalah Sosial, vol. 11, no. 1, pp. 57–72, 2020, doi: 10.46807/aspirasi.v11i1.1523.

S. A. Prayitno and R. Tjiptaningdyah, “Penerapan 12 Tahapan Hazard Analysis And Critical Control Point (HACCP) Sebagai Sistem Keamanan Pangan Berbasis Produk Perikanan,” Jurnal Agrica, vol. 11, no. 2, pp. 79–92, 2018, doi: 10.31289/agrica.v11i2.1808.g1681.

A. D. M. Kharisma, “In-flight Catering Service and Food Safety: Implementation of Hazard Analysis and Critical Control Point System in PT Aerofood ACS Surabaya,” Jurnal Kesehatan Lingkungan, vol. 11, no. 1, p. 17, 2019, doi: 10.20473/jkl.v11i1.2019.17-25.

A. L. Wicaksani and R. Adriyani, “Penerapan Haccp Dalam Proses Produksi Menu Daging Rendang Di Inflight Catering,” Media Gizi Indonesia, vol. 12, no. 1, p. 88, 2018, doi: 10.20473/mgi.v12i1.88-97.

I. S. Surono, A. Sudibyo, and P. Waspodo, Pengantar Keamanan Pangan Untuk Industri Pangan. Yogyakarta: Deepublish, 2018.

M. Pal, W. Aregawi, and R. Singh, “The role of Hazard Analysis Critical Control Point in food safety,” Beverage and Food World, no. 43, pp. 33–36, 2016.

J. Rosak-szyrocka, “Quality management and safety of food in HACCP system aspect,” vol. 26, no. 2, pp. 50–53, 2020, doi: 10.30657/pea.2020.26.11.

BSN, “Sistem Analisa Bahaya dan Pengendalian Titik Kritis,” Sni 01-4852-1998, 1998.

N. K. Sastri, Pengawasan Mutu Bahan Makanan dan Produk Makanan. Temanggung: Desa Pustaka Indonesia, 2019.

M. Tjahja, K. Darwin, and T. Premysis, Sistem Jaminan Mutu Industri Pangan, 2nd ed. Bogor: IPB Press, 2012.

A. Sulaeman, Prinsip-Prinsip HACCP dan Penerapannya pada Industri Jasa Makanan dan Gizi, 1st ed. Bogor: PT. Penerbit IPB Press, 2017.

S. Arikunto, Prosedur Penelitian : Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta, 2010.

S. A. Prayitno and M. B. Sigit, “Penerapan 12 Tahapan HACCP Sebagai Sistem Keamanan Pangan pada Produk Udang (Panko Ebi),” Jurnal Teknologi & Industri Hasil Pertanian, vol. 24 N0.2, no. 2, p. 105, 2019.

T. Jan, Y. KC, and S. Borude, “Study of HACCP Implementation in Milk Processing Plant at Khyber Agro Pvt. Ltd in Jammu & Kashmir,” J Food Process Technol, vol. 7, no. 8, 2016, doi: 10.4172/2157-7110.1000610.

N. E. Hasibuan, A. Azka, and A. E. Rohaini, “Penerapan Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP) Tuna (Thunnus sp.) Loin Beku di PT. Tridaya Eramina Bahari,” Aurelia Journal, vol. 2, no. 1, p. 53, 2020, doi: 10.15578/aj.v2i1.9491.

BSN, “Udang beku – Bagian 3 : Penanganan dan pengolahan,” 2006.

K. Setiyadi, T. Yanuar Rahmat Syah, S. Pusaka, and H. S. Darmansyah, “HACCP Plan Implementation for Food Safety for Startup Business: Fruit Combining,” no. Icri 2018, pp. 2865–2872, 2020, doi: 10.5220/0009953828652872.

Food and Drug Administration, “Handbook Fish and Fishery Products Hazard and Control Guidance,” U.S. Department of Health and Human Services, no. June, pp. 1–401, 2021.

E. O. Afoakwa, H. Mensah-Brown, A. S. Budu, and E. Mensah, “Risk assessment of vacuum-packed pouched tuna chunks during industrial processing using ISO 22000 and HACCP systems,” Int Food Res J, vol. 20, no. 6, pp. 3357–3371, 2013.

R. Soman and M. Raman, “HACCP system - hazard analysis and assessment, based on ISO 22000:2005 methodology,” Food Control, vol. 69, pp. 191–195, 2016, doi: 10.1016/j.foodcont.2016.05.001.

A. T. Setyoko, “Identifikasi bahaya dan penentuan titik kendali kritis pada ukm keripik nangka di jember,” pp. 171–179, 2018.

W. Nurtiana, Z. Najah, D. Anggraeni, and N. A. Putri, “Hazard analysis and critical control point of milkfish floss production as indigenous food from Banten province,” IOP Conf Ser Earth Environ Sci, vol. 715, no. 1, 2021, doi: 10.1088/1755-1315/715/1/012065.

O. P. Winey, H. Santoso, and N. U. Handayani, “Implementasi sistem Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP) dan Sistem Jaminan Halal di UD Bandeng Citra Semarang,” Industrial Engineering Online Journal, vol. 7, no. 4, pp. 1–11, 2018.

A. Mahmudatusaadah and S. Sudewi, “Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP) in Sweet Potato’s Liquid Sugar,” Innovation of Vocational Technology Education, vol. 12, no. 2, pp. 56–59, 2017, doi: 10.17509/invotec.v12i2.6203.

Z. Najah and N. A. Putri, “a Review of Hazard Analysis and Critical Control Points Implementation in Amplang Processing,” Food ScienTech Journal, vol. 1, no. 1, p. 54, 2019, doi: 10.33512/fsj.v1i1.6187.

A. K. Wardani, “Efektivitas Pelaksanaan Quality Control Pada Bagian Produksi Di Pt Indohamfish Di Pengambengan,” Jurnal Jurusan Pendidikan Ekonomi, vol. 5, no. 1, pp. 1–10, 2015.

Published

2022-12-31

How to Cite

Penerapan Gamifikasi Blockchain dalam Pendidikan iLearning. (2022). Technomedia Journal, 7(3 Februari), 399-407. https://doi.org/10.33050/tmj.v7i3.1958