PENERAPAN METODE SIX SIGMA DAN PERBAIKAN KERJA PADA PENGENDALIAN KUALITAS SEPATU CV. CIR

Isi Artikel Utama

Candra Setia Bakti
Moh Esa Lauhmahfudz

Abstrak

Abstrak


 CV. CIR adalah perusahaan yang bergerak dalam produksi Sepatu. Kendala yang dihadapi oleh perusahaan ini adalah Proses produksi yang dilakukan tiap harinya masih belum memenuhi standar, karena masih banyak ditemui variasi dalam proses produksi yang mengakibatkan produk repair dan rework. Untuk itu perlu dilakukan perbaikan kualitas produk tersebut. Dalam hal ini metode yang digunakan yaitu dengan menggunakan metode six sigma sebagai alat perbaikan kualitasnya. Hasil pengumpulan data yang diperoleh menunjukkan rata-rata defect sebesar 1,7% setiap bulannya. Kemudian dari referensi data tersebut dilakukan analisa. Hasil analisa dengan Pareto Diagram diperoleh bahwa foxing bonding merupakan jenis cacat tertinggi dengan persentase sebesar 21,8%. Dan ada 4 unsur yang mempengaruhi jenis cacat tersebut yaitu: unsur man, machine, method dan material. Melalui analisa FMEA, didapatkan bahwa nilai Risk Priority Number (RPN) tertinggi yaitu 432. Penyebabnya operator kurang teliti dalam pengoperasian mesin. Nilai tersebut merupakan mode kegagalan paling kritis dan dijadikan sebagai prioritas utama sehingga perlu dilakukan perbaikan. Usulan perbaikan yang diajukan yaitu dengan memberikan pelatihan kepada Karyawan dan juga membuat standar operasi prosedur yang mudah dipahami oleh para karyawan.


 


Kata kunci: Six Sigma, Fish Bone, FMEA

Rincian Artikel

Bagian
Artikel